Rute Sehari Keliling Candi di Sekitar Prambanan

Foto contoh siluet candi saat senja

Kawasan Prambanan tidak hanya punya satu candi. Dalam sehari, Anda bisa melihat kompleks Hindu, kompleks Buddha, dan reruntuhan kerajaan di atas bukit. Berikut rute yang bisa dijadikan acuan. Urutannya hanya saran, jadi silakan sesuaikan dengan waktu dan tenaga rombongan Anda.

Pagi: Candi Prambanan

Mulailah dari Candi Prambanan saat hari masih pagi, supaya punya cukup waktu berkeliling sebelum matahari terasa terik. Kompleks ini didedikasikan untuk Trimurti, yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa. Candi Siwa menjadi bangunan terbesar dengan tinggi sekitar 47 meter, dan kompleksnya kini berstatus Warisan Dunia UNESCO.

Perhatikan hari Senin. Menurut Indonesia Travel, candi utama Brahma, Siwa, dan Wisnu ditutup setiap Senin untuk pembersihan dan perawatan. Halaman serta candi di sekitarnya tetap bisa dikunjungi.

Lanjut ke Candi Sewu

Dari Candi Prambanan, lanjutkan ke Candi Sewu yang berada sekitar 800 meter di sebelah utara. Suasananya berbeda karena Candi Sewu adalah kompleks Buddha. Prasasti Manjusrigrha yang ditemukan di sini berangka tahun 792 Masehi.

Di area yang sama, Anda juga bisa mampir ke Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Melihat candi Hindu dan Buddha berdekatan menjadi salah satu hal yang membuat kawasan ini menarik.

Siang: Candi Plaosan

Setelah makan siang, arahkan perjalanan ke Candi Plaosan di Desa Bugisan, Klaten. Kompleks dari abad ke-9 ini sering disebut candi kembar karena memiliki dua bagian utama, yaitu Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Pembangunannya dikaitkan dengan Rakai Pikatan dan Pramodhawardhani.

Plaosan Lor adalah bagian yang paling banyak dikunjungi karena kondisinya lebih lengkap. Latar pedesaannya cocok untuk Anda yang ingin suasana lebih tenang setelah keramaian Prambanan.

Sore: senja di Ratu Boko

Tutup hari di Situs Ratu Boko. Meski sering disebut candi, tempat ini sebenarnya adalah reruntuhan kerajaan kuno di atas bukit, sekitar 196 meter di atas permukaan laut. Dari sini, Candi Prambanan bisa terlihat dari kejauhan.

Sebaiknya tiba sebelum senja supaya sempat berkeliling. Jam kunjung dan paket sore bisa berubah, jadi cek dulu ke pengelola sebelum berangkat.

Tips sebelum berangkat

  • Pesan tiket secara online bila tersedia untuk menghindari antrean.

  • Cek harga dan jam kunjung terbaru di kanal resmi pengelola sebelum berangkat.

  • Bandingkan dengan paket terusan bila Anda juga ingin mengunjungi Borobudur atau Ratu Boko.

  • Kenakan pakaian sopan dan jaga suara di area yang disakralkan.

  • Jangan memanjat candi, dan hormati umat yang sedang beribadah.

  • Bawa topi dan air minum, terutama untuk kunjungan siang hari.

Artikel lainnya

Semua artikel